Meenn, Ujian Tengah Semester alias UTS udah selesai. Fuihhh rasanya lega banget, udah ga perlu deg-degan buat 'besok', tapi tetep aja, I'm still..... still..... superrrr khawatir mengenai hasilnya. I don't think I did great, tapi mau gimana lagi, ibarat kata Titiek Puspa, 'apa yang terjadi terjadilah....'. Mau diapain lagi wong UTS nya udah selesai?
Sekarang, back to routines lagi, mulai dengan tugas-tugas irigasi, tugas transport dan entahlah apalagi. Omong-omong soal irigasi, tugasnya berkaitan dengan membuat bendungan untuk mengairi sawah. Hal itu membuat gue berpikir satu hal, wow, hebat ya orang-orang yang mau berkecimpung di sana, udah ngitungnya ribet, dan pasti meninjau tempat itu sendiri ga mudah. Mendapat tugas irigasi membuat gue semakin yakin, I'm not good at water construction or whatsoever.
Selain balik lagi ke tugas-tugas, tampaknya gue akan semakin rajin membaca buku nama-nama bayi. Selain hobi, gue juga lagi nyari nama untuk nama-nama tokoh di novel gue yang belom selesai-selesai padahal udah mau tiga tahun umurnya. Hahaha! Hiks! Baca-baca kamus thesaurus juga asik. You know what, dulu gue pikir hobi baca kamus itu bakal freak banget, taunya malah keterusan setelah dicoba dan enak, walaupun ga semua yang gue baca gue inget.
Menurut guru bahasa Inggris gue sewaktu gue SMP dulu, kata dia, " You won't remember a word until you've read it for seven times." Maksud read di sini bukan lo baca tujuh kali, tapi lo harus cari di kamus sebanyak tujuh kali, itupun di situasi yang berbeda-beda. Misalnya, hari ini pas baca koran lo nemu kata XXXX, lo liat kamus, seminggu kemudian lo baca novel Shakespeare dan nemu kata itu lagi, buka kamus lagi. Dua bulan kemudian lo baca novel Jane Austen dan nemu kata itu lagi, buka lagi kamusnya. Until seven times, that's what he said.
Enaknya selesai ujian, gue bisa curi-curi waktu untuk mengedit-edit si novel, berkhayal 'liar' dengan tokoh-tokoh utamanya, kadang ketawa sendiri, kadang cuma senyum-senyum atau cuma sedih. Writing is my passion, entah tulisan gue jelek atau lumayan, yang jelas, menulis itu memberikan rasa nyaman luar biasa. Gue berharap si 'calon novel' pertama gue ini bisa selesai, semoga bisa selesai, amin, amin, amin. Hehehehe!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar